Klasemen BRI Super League: Persija Tetap Pertama meski Kalah dari Persita
Persija tetap memimpin BRI Super League dengan 12 poin meski kalah dari Persita. Klasemen pekan 5 dan jadwal 20-22 Oktober 2026.
Persija Jakarta tetap memimpin BRI Super League 2026/27 setelah lima pekan, meski kalah 2-3 dari Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten pada Sabtu 18 Oktober 2026. Persija mengantongi 12 poin dari empat menang dan satu kalah, selisih gol +6. Kekalahan itu hanya menghentikan mereka melebarkan jarak. Dewa United dan Persita sekarang satu poin di belakang, masing-masing 11 poin, dan keduanya belum kalah. Klasemen ini dikutip ANTARA dari I.League pada Senin 19 Oktober, dan angka yang sama diulang oleh beberapa meja redaksi nasional pada hari yang sama.
Madura United di empat dengan 10 poin setelah seri 3-3 di kandang dengan Bhayangkara Presisi Lampung pada Jumat 16 Oktober. Persib Bandung juga 10 poin, di lima, setelah menang 1-0 atas Persik Kediri. Bali United di enam dengan 9 poin dan selisih +7, yang terbaik di kelompok atas. Persebaya di tujuh dengan 9 poin, dua menang dan tiga seri, belum kalah. Bhayangkara dan Persik 7 poin. Arema menuup sepuluh besar dengan 6 poin.

Zona bawah dan catatan Isenmulang
Borneo FC Samarinda punya 6 poin dari dua menang dan tiga kalah. Java United 5 poin, imbang dalam selisih gol. Garudayaksa dan PSM Makassar juga 5 poin. PSS Sleman 4. Tiga klub mengisi zona degradasi: PSIM Yogyakarta dan Isenmulang Kalteng masing-masing 1 poin, Persijap Jepara 0 poin dari lima kekalahan dan selisih -10. PSIM dan Persijap belum pernah menang.
Isenmulang baru saja mendapat kemenangan pertama, 1-0 atas Persijap, tetapi koleksi mereka tetap satu poin karena memulai musim dengan pengurangan dua poin. ANTARA menulis pengurangan itu sebagai modal awal minus. Pelatih mereka Sundari Karya membawa hasil itu ke pekan keenam. Java United, lawan mereka pada Selasa, dilatih Fabio Lefundes dan baru menang atas Bali United. Bhayangkara belum kalah dalam lima laga: satu menang dan empat seri. PSIM satu seri dan empat kalah.
Jadwal pekan keenam, 20-22 Oktober
Delapan laga digelar dalam tiga hari. Persita dan Borneo tidak bermain pekan ini dan baru kembali pada pekan berikutnya. Selasa 20 Oktober: Isenmulang vs Java United pukul 15.30 WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Laga itu berstatus usiran karena gangguan asap karhutla di Kalimantan Tengah, sehingga Isenmulang tidak bermain di kandang sendiri. Malamnya pukul 19.00, Bhayangkara vs PSIM di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, dan Dewa United vs Persijap di Banten International Stadium.
Rabu 21 Oktober: Bali United vs Garudayaksa pukul 15.30 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Persija vs Arema pukul 19.00 di Stadion Patriot Candrabhaga. Kamis 22 Oktober pukul 15.30: PSM vs Persebaya di Stadion Gelora B.J. Habibie, dan Persik vs PSS di Stadion Brawijaya. Madura United vs Persib menutup pukul 19.00 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Jadwal ini sama di Liputan6, Detik, Suara, dan Median Sport, serta sejalan dengan catatan ANTARA untuk laga Selasa.

Laga yang menggeser puncak
Persija vs Arema adalah laga pemimpin melawan tim sepuluh besar. Tiga poin membuat Persija kembali ke 15 dan memberi jarak, asalkan Dewa United tidak menang pada Selasa. Dewa United vs Persijap adalah laga tim 11 poin yang belum kalah melawan tim tanpa poin. Jika Dewa menang dan Persija hanya seri pada Rabu, puncak berpindah sebelum akhir pekan. Persita, yang tidak bermain, bisa turun dari tiga ke lima hanya karena dua lawan di atasnya menang.
Madura United vs Persib mempertemukan dua tim 10 poin. Pemenang naik ke kelompok yang menempel Persija. PSM vs Persebaya mempertemukan tim 5 poin dengan tim 9 poin yang belum kalah. Persebaya yang menang di Makassar masuk ke pembicaraan empat besar. Bali United, pemilik selisih gol terbaik di papan atas, menjamu Garudayaksa yang 5 poin. Tiga poin di Gianyar membawa Bali ke 12, sejajar dengan Persija sebelum laga Persija sendiri pada malam yang sama.

Delapan laga dalam tiga hari juga berarti ada klub yang bermain Selasa malam lalu Rabu malam. Tidak ada yang bermain dua kali dalam 24 jam pada jadwal yang kami kutip, tetapi jarak Bhayangkara pada Selasa 19.00 ke laga lain tidak menumpuk di skuad yang sama. Yang menumpuk adalah perhatian: Persija baru main Rabu, setelah Dewa United sudah tahu hasilnya pada Selasa. Keunggulan informasi itu tidak mengubah kualitas skuad, tetapi mengubah target. Jika Dewa United hanya seri dengan Persijap, Persija bisa cukup dengan hasil imbang lawan Arema untuk tetap di puncak. Jika Dewa United menang, Persija butuh kemenangan agar tidak tertinggal pada Kamis pagi.
Persib datang ke Madura dengan 10 poin, sama dengan tuan rumah. Persib baru menang 1-0 atas Persik. Madura baru seri 3-3 dengan Bhayangkara. Kedua hasil itu tidak curup untuk menyebut salah satu pihak sedang dalam tren panjang. Yang cukup adalah aritmetika: pemenang laga Kamis malam berada di 13 poin, satu angka di atas Persija yang sekarang 12, atau sejajar jika Persija menang pada Rabu. Itulah laga yang paling mungkin mengubah kalimat pembuka artikel ini sebelum akhir pekan.
Semua laga 20-22 Oktober ditulis sebagai jadwal. Artikel ini diturunkan selagi pekan keenam belum menghasilkan skor yang kami konfirmasi ulang. Klasemen adalah klasemen pekan kelima. Sumber: ANTARA 19 Oktober 2026 yang mengutip I.League, plus jadwal yang sama di Liputan6, Detik, dan Suara. Kanal artikel ini adalah Indonesia Super League, tombol liga di header Senang Bola.